Batas Rindu
Malang, 3
sept 2014
Teruntuk Ibuk, rindu tak pernah bisa dipahami.
Hari ini
kamu ragu sekali. Antara meneruskan hidup atau mengakhirinya sampai di sini.
Hari ini
kamu merasa kacau. Kamu merasa hidupmu tak lagi tergambar. Kamu merasa tak ada
guna.
Matahari
sudah jauh di negara lain pada saat ini, dan kamu merindukan seseorang.
Jangan
bicara cinta, kamu tak pernah bisa.
Sesosok
perempuan yang entah sekarang seperti apa perasaanya jika tahu kamu seperti
ini. Sekacau ini.
Kamu yang
takut ia tak sanggup lagi menahan kekecewaanya. Tak sanggup lagi membendung air
matanya yang senantiasa ingin tumpah setiap saat.
Kamu tidak
pernah tahu perasaanya, tapi ia selalu menerka-nerka hatimu yang paling dalam.
Dan kamu
selalu bilang, ia tak pernah mengerti.
Komentar
Posting Komentar